Hari-hari berlalu (3)


Melanjutkan tulisan yang sempat terhenti… 

Masih berkaitan dengan safety, setiap aktifitas yang baru biasanya akan dibuatkan JSEA (Job Safety Environmental Analysis). Apa sih JSEA itu? JSEA adalah suatu proses dari penilaian resiko yang berpotensi dalam suatu pekerjaan untuk memastikan potensi bahaya/resiko dikenali dan diidentifikasi untuk masing-masing langkah dalam suatu pekerjaan dan kemudian menerapkan kendali untuk memastikan bahwa semua resiko terhadap Kesehatan, Keselamatan, Lingkungan dan Kemasyarakatan secara efektif telah dikelola sebelum dimulainya pekerjaan. Untuk lebih rincinya mengenai JSEA akan saya buat tulisan tersendiri.

Tugas Supervisor lah mendevelop suatu JSEA untuk suatu pekerjaan, tetapi harus diingat bahwa anggota pun harus aktif untuk memberikan input/masukan terhadap JSEA, karena yang lebih tahu dengan potensi bahaya atau resiko yang ada dalam pekerjaan yang akan dilakukan adalah pekerja yang secara langsung melaksanakannya. Sehingga sangat diperlukan peran aktif dari anggota untuk kesempurnaan suatu JSEA. Setelah JSEA dibuat, maka setiap anggota yang terlibat dalam pekerjaan itu wajib untuk mendapatkan sosialisasi mengenai JSEA dan kalau sudah paham dan mengerti maka wajib untuk menandatanganinya. Hal ini sebagai bukti bahwa anggota yang terlibat sudah paham tentang JSEA itu.

Setelah JSEA ditandatangani oleh semua anggota yang terlibat, JSEA akan direview atau diperiksa oleh Safety untuk melihat sejauh mana potensi bahaya dan resiko yang ada teridentifikasi dan kontrol untuk bahaya dan resiko tersebut sudah dikendalikan. Kemudian JSEA akan di approve oleh Project Manager atau minimal level Superintendent. Kalau semuanya sudah lengkap, maka pekerjaan sudah bisa dilaksanakan dengan tetap berpedoman kepada JSEA yang dibuat dan Safe Working Instruction (SWI) atau SOP. Selama melaksanakan pekerjaan tidak menutup kemungkinan untuk JSEA direvisi, karena ada kemungkinan potensi bahaya atau resiko yang belum dikenali atau diidentifikasi. JSEA akan diregister oleh Document Control sehingga JSEA yang dibuat akan mempunyai nomor agar mudah untuk mencarinya jika sewaktu-waktu diperlukan kembali.

Pekerjaan yang saat ini sedang dilakukan oleh teman-teman dari Mechanical adalah mengidentifikasi mechanical equipment sesuai dengan list yang diberikan oleh Client untuk terlebih dahulu dilakukan initial inspection sebagai laporan kepada Client, setelah mendapatkan approval dari Client maka pekerjaan dapat dilakukan. Contoh pekerjaannya adalah membongkar mechanical equipment kemudian mengeceknya, kalau semua partnya lengkap maka bisa dibersihkan dan diassembly kembali, sedangkan kalau tidak lengkap atau ada yang rusak maka akan dilaporkan kepada Client. Semua proses pekerjaan terecord dalam document yang memang sudah dipersiapkan sebelum pekerjaan dimulai.

Begitulah kira-kira pekerjaan yang kami lakukan di Toka Tindung Gold Project, semuanya dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja. SAFETY FIRST… to be continued…

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: