Pulau Gag kunjungan pertama (1)


Belum genap sebulan bekerja di Pearl Project, BHP Billiton untuk tambang nikel, saya mendapat kesempatan untuk melakukan site visit ke Pulau Gag. Tentunya diperlukan persiapan yang ekstra untuk bepergian ke sana karena daerahnya terkenal dengan malaria.

Untuk pergi ke Pulau Gag, semua orang wajib mengikuti pengarahan mengenai kondisi Pulau Gag dari Asset Protection Management Pearl Project, kemudian periksa kesehatan ke SOS International Setia Budi. Disana saya mendapatkan obat anti malaria dengan merk MALARON yang harus diminum 2 hari sebelum keberangkatan dan selama berada di lokasi dan seminggu setelah kembali ke Jakarta.

Hari pertama puasa, itulah hari perjalananku, jadi aku makan sahur di jalan menuju ke bandara Halim Perdana Kusuma. Keinginan untuk puasa pertama di rumah gagal lagi. tahun lalu pun demikian, ingin puasa pertama bersama istri tersayang, ternyata belum kesampaian. Saya bersama rombongan yang lain berangkat jam 05.00 am naik pesawat carter Travira.

 

Perjalanan dari Jakarta kemudian transit di Makassar (Hasanuddin airport) kemudian lanjut langsung ke Sorong (Papua Barat) tepatnya di bandara Domine Eduard Osok. Gila perjalanannya 7 jam.

 

Oh iya ternyata dari Sorong masih perjalanan lagi kurang lebih 45 menit menuju Pulau Gag. Nantikan kelanjutannya….

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: