BBM Langka di Puruk Cahu


Beberapa minggu terakhir ini, terjadi kelangkaan BBM di wilayah Kabupaten Murung Raya. Entah apa yang menyebabkan sehingga BBM yang merupakan kebutuhan pokok bagi para pemilik kendaraan bermotor hilang dari peredaran. Kalaupun BBM ada, jelas para konsumen sudah mengantri dari pagi hari yang bisa membuat antrian panjang sampai keluar wilayah SPBU. itupun jumlah pembelian dibatasi dan konon kabarnya harganya per liter untuk premium bisa mencapai Rp 20.000,- bahkan sampai Rp 25.000,-. Hal ini menambah penderitaan bagi masyarakat di wilayah Murung Raya.

Masyarakat yang memiliki usaha speed boat, ojek, dan angkutan umum lainnya jelas sangat terpukul dengan keadaan ini. BHP Billiton sebagai salah satu perusahaan yang memakai jasa speed boat merasakan dampaknya juga. Seperti yang terjadi pada hari Senin, 28 Juli 2008, speed boat yang direquest oleh BHP Billiton adalah speed boat 200 PK akan tetapi yang tersedia minyaknya adalah speed boat 115 PK maka speed boat tersebut ditarik dari tempat pemilik speed boat ke tempat perusahaan, demi kelancaran aktiifitas perusahaan untuk antar jemput karyawan baik dari Puruk Cahu maupun Muara Teweh, akhirnya perusahaan meminjamkan minyak kepada pemilik speed boat. Sungguh kejadian yang tidak terduga sama sekali.

Di saat usia Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini mau memasuki 63 tahun, ternyata masyarakatnya masih mengalami kesulitan ekonomi. Tidak ada gaung yang membekas dari kemerdekaan bangsa Indonesia atau 100 tahun kebangkitan nasional. Tidak ada yang bisa kita banggakan sebagai bangsa Indonesia. Negara yang katanya memiliki sumber daya alam yang melimpah dan kekayaan alam yang melimpah ruah tetapi semuanya tinggal kenangan. Hasil kekayaan alam baik dari sektor non migas seperti kayu, kita hanya bisa melihat hasil kekayaan alam kita itu diambil oleh cukong-cukong negara tetangga tanpa bisa kita cegah dan kita hanya bisa berdiam diri.

Begitu juga dengan kekayaan alam dari sektor migas. Bisa kita lihat banyaknya perusahaan minyak dan gas yang berada di Indonesia, membuktikan bahwa bangsa Indonesia memiliki minyak dan gas yang banyak, tetapi kenapa kita masih kekurangan akan hal itu? Apa yang salah dengan semua ini? Tambang-tambang yang berada di negara kita, rata-rata di kuasai oleh negara asing, kita sebagai pemilik yang syah hanya bisa berdiam dan menyaksikan kekayaan alam kita dihabiskan di depan mata dan kepala kita sendiri.

Mengapa Pemerintah tidak bertindak? Apakah Pemerintah sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mencegahnya? Yang kita tahu adalah para pejabat kita banyak yang korup, tidak hanya dari Bupati, Gubernur, aparat penegak hukum yang seharusnya sebagai pengawal dalam penegakan hukum di negara kita, bahkan yang mulia anggota Dewan Perwakilan Rakyat tidak lepas dari korupsi. Cukup sudah penderitaan rakyat Indonesia, jangan ditambah lagi. Kembalikan uang rakyat kepada rakyat.

Dengan Pemerintahan baru di Kabupaten Murung Raya di bawah kepemimpinan Ir. Willy M. Yoseph, MM dan Drs. H. Nuryakin, M.Si, kita semua berharap masyarakat Murung Raya dapat hidup sejahtera dan dapat membangun Kabupaten ini menjadi lebih baik dan lebih maju. TIRA TANGKA BALANG.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: