Hujan…

Sudah 1 bulan lebih saya berada di Tokatindung, tempat lokasi project, dari waktu itu sebagian besar hari-hari cuacanya hujan. baik itu di pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari dan kadang-kadang di subuh hari. Cuaca disini tidak menentu. Maklum karena berada di dataran tinggi. Pernah suatu hari hujan yang diselimuti kabut tebal, sehingga jarak pandang kalau kita berkendaraan paling hanya sekitar 5 meter.

Hari ini saja, dari siang sampai detik ini bidadari kayangan di langit sana masih menumpahkan air matanya membasahi bumi ini dan sekali-kali para hulubalang langit menggetarkan cambuknya sehingga menimbulkan kilatan petir dan suara guntur menggelegar. Orang-orang bumi pasti kebanyakan berada dibalik selimut tebal mereka karena hawa yang ditimbulkan sangat cocok untuk berwisata ke pulau kapuk.

Dengan cuaca seperti ini, terbayang dipikiran saya bisa lama saya berada di project ini karena pekerjaan pasti lebih banyak delay nya dari pada dikerjakan. Apalagi pekerjaan disini kebanyakan adalah pekerjaan hot work yang sangat bertolak belakang dengan keadaan cuaca saat ini, juga pekerjaan painting dan blasting yang sangat tergantung dengan keadaan cuaca.

Ya Allah… berikan petunjuk kepada hamba-Mu ini…

Hari-hari berlalu (2)…

Melanjutkan tulisan yang kemarin…

Sesampai kami di kantor, yang pertama dilakukan adalah absen menggunakan finger print, dengan alat ini tidak ada yang namanya nitip absen, kecuali jari tangannya dipotong he..he.. Setelah itu sepeti biasanya saya ikut prestart meeting untuk menyampaikan pesan safety ke group kerja. Disini terdiri dari 3 group kerja yaitu untuk pekerjaan painting dan blasting dikomandani oleh Deddy Irawan dan Jarwoto, kemudian pekerjaan hot work dengan komandannya Budi Cahyono, selanjutnya pekerjaan mechanical yang dikomandani oleh Ari Ambarwanto dan Pilipus Manurung. Saya biasanya keliling ikut mereka tetapi lebih sering hanya di 1 group besoknya gantian ke group kerja lainnya, begitulah rutinitas setiap paginya.

Pada prestart meeting ini para Komandan alias Supervisor akan memberikan penjelasan mengenai rencana kerja mereka, apa yang harus dipersiapkan, potensi bahaya apa saja yang ada di pekerjaan tersebut dan yang terakhir jelas adalah housekeeping. Untuk pesan safety biasanya saya tidak bosan-bosannya untuk mengingatkan gunakan PPE yang benar, sebelum bekerja tanyakan 5 hal pada diri masing-masing : 1. Apakah kita aman? 2. Apakah cara kerja kita aman? 3. Apakah alat yang kita gunakan aman? 4. Apakah lingkungan kita aman? dan terakhir 5. Apakah teman kita aman? Kalau semuanya sudah aman, silahkan bekerja. Kalau tidak aman silahkan diskusikan dengan Supervisor dan rekan kerja lainnya untuk mencari solusi agar bisa menjadi aman. Caranya dengan menggunakan Hierarchy Of Control.

Dalam melaksanakan pekerjaan tetap harus waspada dan saling mengingatkan antara satu pekerja dengan pekerja lainnya. Sangat jelas dalam materi induction yang diberikan sebelum kerja di lapangan selalu waspada dan berhati-hati ketika berada di lokasi project baik itu sedang berjalan, sedang istirahat atau sedang bekerja. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja, dimana saja, dan menimpa siapa saja jadi kita semua waajib waspada.

Keselamatan kerja atau safety bukan hanya untuk orang safety tapi dari kita semua dan untuk kita semua. Itulah yang harus ditanamkan dan dibudayakan kepada para pekerja. Jangan karena ada orang safety terus berhati-hati atau waspada kalau gak ada safety terus terlena, itu adalah perilaku yang salah. Safety harus timbul dan muncul dari pribadi masing0masing pekerja bukan karena disuruh atau diperintah tapi akan muncul dengan sendirinya. Budaya safety di tempat kerja perlu digalang dan terus ditingkatkan sehingga para pekerja akan sadar dan tahu apa manfaat dari safety itu sendiri, safety bukan untuk siapa-siapa tapi untuk kita semua (para pekerja). to be continue…

Hari-hari berlalu (1)…

Setiap hari ku lalui dengan aktifitas rutin sebagai seorang pekerja. Di Toka Tindung secara geografis terletak di Indonesia bagian tengah sehingga perbedaan waktu dengan ibu kota Jakarta adalah 1 jam lebih cepat. Setiap pagi saya bangun jam 4.45 wita, langsung mandi, shalat subuh dan tidak lupa membaca Al-qur’an walaupun hanya 1 lembar. Setelah itu sekitar jam 5.25 wita saya dan kawan-kawan turun ke tempat makan untuk breakfast yang jaraknya sekitar 300 meter dari mess kami.

Menu breakfast macam-macam, yang jelas setiap pagi ada menu khusus bagi expatriate or kawan non muslim yaitu bacon daging babi. Ini jelas tidak akan saya sentuh sama sekali, dan sempat bertanya ke Chef nya tentang alat masak yang digunakan, alhamdulillah semuanya berbeda dan terpisah. Ya Allah ampuni hamba-Mu ini seandainya ternyata kami secara tidak sengaja melanggar karena ketidaktahuan kami. Untuk kami yang umat muslim disediakan masakan lain seperti nasi goreng, bubur ayam, mie goreng, sayur sop, telur dadar, dendeng sapi, salad, dll. Tidak lupa buahnya ada apel, sun quish, pepaya, semangka, anggur, melon. Ada roti tawar, roti cake, puding, dll. Setiap pagi akan berlalu seperti itu…

Pukul 06.15 wita, biasanya kami mulai berangkat ke kantor dengan menggunakan kendaraan yang disediakan ada yang naik KIA Pregio, ada juga yang naik Mitsubishi Strada. Saya biasanya naik Strada, sebelumnya kami harus melakukan daily check list untuk kendaraan mulai dari oli, aki, air radiator dan terkahir mencatat ordometernya. Setelah itu baru bisa jalankan kendaraan. Setiap ada tanda stop, kendaraan yang lewat harus berhenti sejenak melihat kiri kanan, kalau aman silahkan lanjutkan perjalanan. Jarak dari mess kami ke kantor sekitar 5 km. Dengan kecepatan maksimal 40 km dan kadang-kadang 30 bahkan 20 km, maka kami sampai di kantor biasanya sekitar pukul 06.25 wita. (to be continue…)

Maesa Camp…

Maesa camp adalah camp tempat tinggal karyawan dan kontraktor yang bekerja di Tokatindung project. Camp ini terdiri dari beberapa bagian yang saya sendiri masih belum tahu lengkapnya he..he..

Maesa Camp terletak didataran tinggi alias perbukitan yang memungkinkan orang untuk memandang jauh lepas ke deretan pepohanan kelapa dan pantai, sungguh sangat indah pemandangan yang dilihat dari Maesa Camp. Pepohonan yang rindang, udara yang sejuk, kicauan burung dipagi hari dan suara jangkrik di malam hari menambah indahnya lokasi ini…

Maesa Camp...

Maesa Camp terletak di desa Winuri, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara. PT. MSM mempercayakan UNIVERSAL SODEXO untuk maintenance camp, sehingga kebersihan dan kerapihan camp ini selalu terjaga dengan baik. Setiap pagi setiap kamar pasti akan dibersihkan mulai dari kamar mandi dalam, tempat tidur, lantai, pakaian kotor di laundry, gelas kotor dicuci bersih pokoknya kami pulang kerja kondisi kamar sudah rapi sehingga nyenyak untuk bobo…

Mengenai makanan tidak perlu diragukan lagi mulai dari breakfast, lunch and dinner semua dengan menu yang bergizi dan pelayanan dari mereka yang sangat baik dan ramah untuk menawarkan menu makanan yang bisa di request. Satu hal yang awalnya meragukan adalah waktu breakfast karena disini bagi expatriate disedikan bacon “daging babi” sehingga kami khawatir apakah proses potong dagin, masak, dan nyuci tempat masakannya sama dengan masakan yang kami makan atau bukan.. ternyata setelah kami tanyakan semuanya berbeda karena mereka juga tahu akan hal itu. Alhamdulillah akhirnya makan tidak khawatir dan deg-degan lagi… (to be continue)

First job in Tokatindung…

McConnell Dowell Indonesia, salah satu perusahaan konstruksi dari Australia mendapatkan pekerjaan refurbishment di Tokatindung Gold Project di bawah bendera PT. Meares Soputan Mining (MSM) dan PT. Tambang Tondano Nusajaya (TTN). Pekerjaan ini sebenarnya dulu pernah dikerjakan oleh Bakrie Construction, namun berhubung terkendala dengan perijinan yang urusannya dengan Pemerintah sehingga pekerjaannya untuk sementara dihentikan. Baru tahun ini pekerjaan tersebut di mulai kembali dengan harapan akhir tahun depan sudah mulai comissioning untuk produksi.

McConnell Dowell di bawah Project Manager Shaun Harrison sudah berada di lokasi project selama seminggu ditemani oleh Safety Manager Hendra Jatmika. Pekerjaan pertama jelas adalah setup office untuk McConnell Dowell termasuk instalasi v-sat nya yang dikerjakan oleh Lintas Artha. Pekerjaan pertama ini dilakukan hari Rabu, 14 Oktober 2009 sehingga JSEA (Job Safety Environment Analysis) pertama adalah untuk pekerjaan setup office dan v-sat. Pekerjaan dilakukan oleh 2 orang karyawan Lintas Artha yaitu Zul dan Ilham.

Setup v-sat

Setup v-sat ini belum selesai karena kendala dengan power yang belum mencukupi untuk support office McConnell Dowell di lokasi project. Sampai dengan saat ini masih belum ada kepastian mengenai supply power ke office McConnell Dowell sehingga kami masih ngantor di admin building PT. Meares Soputan Mining..

setup v-sat

Semoga minggu depan office McConnell Dowell di project ini bisa selesai sehingga kami bisa mulai untuk bekerja menyelesaikan project ini sesuai dengan target waktu yang telah dischedulekan atau lebih cepat…

Manado Euiiii

Perjalanan hidup saya kembali bergulir… Setelah selesai kerja di Merak project, saya ditugaskan ke Manado untuk project lainnya yaitu Tokatindung Gold Project. Setelah mencapai kesepakatan, akhirnya saya harus berangkat ke Manado tanggal 12 Oktober 2009. Mau tidak mau saya harus berpisah dengan keluarga (istri dan anak) demi menjalankan tugas dari Company.

Hari Minggu, 11 Oktober 2009 saya mengantar istri tercinta dan anak tersayang ke Cengkareng airport, karena istri dan anak saya akan ke Medan selama saya berada di Manado. Hal ini demi kebaikan bersama karena istri saya lagi mengandung anak ke dua kami sehingga memerlukan perhatian dari orang lain (orangtua). Lagi pula adiknya juga baru saja melahirkan sehingga sekalian untuk menengok adiknya. Tepat jam 07.00, pesawat Lion Air menerbangkan istri dan anak saya ke Medan dan tepat jam 09.30 tiba di Polonia airport Medan. Alahamdulillah semua selamat sampai tujuan dan langsung dijemput oleh adiknya (Robby).

Hari Senin, 12 Oktober 2009 saya bersama kawan saya Endang Wahyudi berangkat ke Manado jam 10.30 dengan pesawat Garuda Indonesia Airways dengan flight number GA 600 – (JKT-MDC) tiba di Samratulangi airport Manado jam 14.50 langsung dijemput dan langsung perjalanan menuju lokasi project di Minahasa Utara. Perjalanan kurang lebih 1 jam 30 menit melewati beberapa desa  sebelum sampai di lokasi project yaitu desa Wineru, Maen, Winuri. Sampailah akhirnya di lokasi project tepat di depan pos security alpha, setelah dilakukan pemeriksaan barulah kami menuju Maesa camp yang telah disiapkan untuk kami.

Pemandangan di Maesa Camp

Hari itu hari pertama berada di lokasi project, teringat masa lalu ketika masih join dengan BHP Billiton Maruwai Coal Project dimana suasananya yang tenang jauh dari kebisingan kota dan udaranya yang masih sejuk. Saat dinner teringat juga ama PBU (Prasmanindo Boga Utama) di Muara Tuhup, kalau disini namanya Universal Sodexho. Menu makanan yang bervariasi membangkitkan selera makan setelah seharian tadi perjalanan. Malam itu kontak istri untuk menanyakan kabar dan mendengar suara si bocil = Fira he..he.. Terngiang panggilan Fira padaku ayahhh….. Kangen rasanya ama Fira, lagi lucu2nya malah harus berpisah… (continue…)

Merak Project

Tidak terasa 6 bulan lebih sudah saya bergabung dengan McConnell Dowell untuk Merak Project. Pertama kali menginjakkan kaki di project ini terasa sangat aneh entah apa yang terjadi. Tiga bulan pertama terasa sangat berat dan ingin rasanya meninggalkan project ini, tapi karena semangat ingin mencoba suasana baru maka niat untuk pergi pun saya urungkan. Akhirnya semua berubah, memasuki bulan ke 4 project ini melakukan perubahan drastis di tingkat manajemen atas. Alhamdulillah sekarang terasa lebih baik dari sebelumnya.

Sebentar lagi Merak project akan berakhir. Masih ada kesempatan sekitar 3 bulan untuk berpikir kembali. Kalau tidak ada kejelasan untuk masa depannya jelas saya akan mencari tantangan baru diluar sana, tapi apakah diluar sana ada yang memerlukan jasa saya? Sementara saat-saat ini akibat dari krisis global banyak project yang pending bahkan tutup. Salah satu project yang tidak disangka tutup adalah project saya sebelum gabung dengan McConnell Dowell yaitu Maruwai project yang diumumkan tutup per 9 Juni 2009.

Akhirnya….

Selama 3 bulan lebih join dengan project Oiltanking Merak dengan kondisi yang fit, akhirnya Rabu kemarin gw tumbang juga tepar tidak berdaya. Kamis ke dokter, jumat dan sabtu istirahat di rumah semoga bisa memperbaiki kondisi tubuh biar cepat fit.

Bintaro Jaya

Sabtu, 20 Februari 2009 selesai jam kerja, gw bersama keluarga meluncur ke Bintaro Jaya dari kota Cilegon pukul 05.30 pm dan sampai di Bintaro pukul 07.15 pm. Di Bintaro keluarga besar gw pada ngumpul.

Liburan di awal Januari 2009

Tidak terasa sudah sebulan lebih tinggal di kota baja (Cilegon). Liburan awal Januari 2009 ini, dihabiskan hanya di rumah bersama anak dan istri. Mau kemana-mana masih malas apalagi anak masih kecil, jadi lebih enak di rumah… mau melihat gerhana matahari eh langit di kota Cilegon mendung… Gong Xi Fa Cai kali ya.. jadi ikutan mendung he..he..